NewsSpot- Pantai Pesaren atau Muk Ka Theu (dalam bahasa Khek berarti pohon pepaya) merupakan pantai yang berada di ujung utara Pulau Bangka. Letaknya berada di kota Belinyu yang terkenal akan kemplang dan kerupuk keritingnya. Keadaan di sekitar Pantai Pesaren cukup tenang, walaupun penduduknya dapat dikategorikan cukup ramai.
Saya telah mengunjungi pantai ini 6 kali. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 - 35 menit dan sepeda motor sekitar 45 menit - 1 jam. Saya pergi menggunakan motor.Inilah keunikan pantai ini. Terakhir saya dan teman saya mengunjungi pantai ini untuk membuat laporan perjalanan.
Pasirnya putih dan tidak ada batu karang besar di tepi pantainya tidak seperti pantai-pantai yang lain. Inilah keunikan pantai ini. Angin di pantai ini kencang dan ombaknya besar. Jika ingin sekedar berenang atau bermain air, kita harus berpikir 2 kali. Karena ombaknya besar dan anginnya kencang, maka para pengunjung hanya bermain pasir atau sekedar berfoto.
Penduduknya ramah-ramah terhadap pengunjung yang datang. Kebetulan, di sana ada saudara saya dan rumah teman sekolah saya. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayang dan beberapa bekerja sebagai buruh TI (Timah Inkonvensional) dan sebagian kecil sebagai pedagang.
Sayangnya 'surga' kecil ini belum memiliki fasilitas yang lengkap, seperti WC umum, tempat duduk, dll seperti pantai terkenal lainnya. Yang lebih ironisnya, pengunjung yang datang selalu meninggalkan sampah-sampah mereka di tepi pantai.
Seharusnya, pemerintah daerah harus mengembangkan kekayaan alam di Pantai Pesaren yang nantinya dapat menambah keindahan alam Bangka dan menambah pendapatan daerah. Masyarakat juga harus menjaga kelestarian dan keindahan pantai ini agar dapat dinikmati oleh anak-cucu kita nanti.
